Hari Anak Nasional, Mari Ciptakan Generasi Berbudi

(Ditulis oleh: Indah Meilanda, mahasiswa PGSD STKIP-PGRI Lubuklinggau)

23 Juli 1984, menyimpan sejarah didalamnya. Mengapa demikian? Karena tepat ditanggal tersebut diperingatkan sebagai Hari Anak Nasional. Eits, buat para calon pendidik perlu tau juga sobat, tentang tujuan dari HAN. Apa ya tujuannya? Jadi Hari Anak Nasional ini bertujuan untuk menghimbau atau mengingatkan kembali pentingnya menjaga anak, baik secara jasmani maupun rohani, hal ini dikarenakan anak adalah aset SDM terbaik untuk kemajuan negeri.

Anak ibarat tunas yang sedang tumbuh, apalagi sikap lugu dan semangatnya anak-anak harus diarahkan dengan bijaksana, meninjau sekarang dunia telah memasuki era digital di abad 21, yang semuanya serba canggih heheh, segala bisa dijangkau, nggak terhalang oleh waktu dan tempat. Nah kemajuan di era inilah yang harus dimanfaatkan kearah positif, jangan sampai sikap dasar anak yang lugu teracuni dengan efek negatif globalisasi.

Pada dasarnya rasa ingin tau anak sangat tinggi, hingga terkadang diluar kendali orang tua. Dibalik rasa ingin taunya itu, ia juga tipe peniru yang handal, jadi saat anak menonton video kekerasan atau tindakan bully, bisa saja setelah itu ia mencoba mempraktekkannya. Sangat berbahaya bukan? Miris bahkan tragis melihat rendahnya pengawasan orang tua terhadap perkembangan anak. Berbagai dampak buruk tentu jadi tradisi, apabila tidak segera dituntaskan dengan baik. Maka dari itu pembekalan karakter untuk anak harus sedini mungkin, dimana orang tua harus lebih membimbing anaknya, agar tercipta generasi yang berbudi.

Diabad 21 ini, lagi dan lagi, partisipasi lembaga pendidikan dan pengawasan dari orang tua terhadap anak sangat dibutuhkan. Meninjau bahwa pengaruh globalisasi cukup kuat di era ini. Untuk mewujudkan cita-cita bangsa yang tercantum dalam pembukaan UUD 1945. Maka lembaga pendidikan, kini berusaha mensinkronkan visi dan misi terkait imtaq dan imteg. Yaps keduanya perlu diselaraskan ya sobat, Bukan hanya itu HAN juga turut berkontribusi didalamnya, tanggal 23 juli menjadi momentum untuk hari rayanya anak Indonesia. Perayaannya beraneka ragam, yang tentunya kegiatan tersebut bersifat mendidik supaya visi dan misi pendidikan tersebut dapat terwujud.
Selamat Hari Anak Nasional Teruntuk Semua Anak Di Indonesia.

Baca Juga  BEM STKIP-PGRI Lubuklinggau, Bentuk Grub Wa Resmi Untuk Maba

(Tulisan Opini/Artikel ini sepenuhnya tanggung jawab penulis, tidak menjadi tanggung jawab bagian tim redaksi lpmcemerlang.com)

Berita Terkait ⚡️

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Dilarang Copas !!